DE JAVU
( suatu malam di garis batas angan )
Seperti dulu
kepakmu tetap saja membekas
pada palung rasa terdalam
membangkitkan arsiran-arsiran kenangan
membaur simpati tertata rapi di sudut ruang hati
seperti dulu
ketika petang memburu cakrawala tergugu
putihmu benderang sayat kisi-kisi malam
hasrat berpacu ukir impian yang sekian lama
terhalang cengkraman setengah purnama
berbilang kata-kata kecewa
seperti dulu
mungkinkah indah setia menjalani perjalanan makna
walau sejujurnya hujan angan kian menyempit
menambat kelu dalam pelabuhan asmara.
Ketapang, Agustus 2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar